sasilaut taar

Desa Wisata Taar Memiki keunggulan adalah kaya akan budaya kearidan loka dan yang membuat Desa Taar unik adalah Desa Taar adalah Desa Penerima Agama Kristen Protestan Pertama di Kepulaun Kei, dan yang membawakannya langsung adalah Putra Asli Desa Taar yaitu Lobak Arob Daniel tarantein maka sering disebut desa Taar sebagai Jemaat mula-Mula atau Jemaat Tertua di kepulaun Kei. Keunikan yang berikut adalah Budaya Sasi Laut yang telah menjadi tradasi masyarakat Desa Taar sejak lama, untuk wilayah Kota Tual hanya Desa Taar sendiri yang melaksanakan hal tersebut dan hal ini telah menjadi warisan budaya yang dijaga secara turun temurun. Tak kala uniknya Desa Wisata Taar juga memiliki Spot Diving dengan ciri Khusus yaitu Nudibranch. hasil kerja sama antara Pokdarwis dengan WWF Kepulaun Kei maka ditemukan 14 jenis nudibranch di perairan Desa Taar yang jarak tempuhnya hanya 10 menit dari Desa Taar menggunakan transportasi laut (Spit 5 menit/ Katinting 10 menit). Desa Taar juga memiliki Hutan Mangrove yang luas dengan jenis mangrove yang komplite. saat ini Pemerintah Desa Taar sedang melakukan pengembangan untuk membuat study tour Mangrove.