
Destinasi Wisata
Ikan Asar; Hidangan Nikmat yang Awet
- Hits: 61
Mengunjungi Tual tidak hanya memanjakan mata dengan keindahan alamnya, tetapi juga akan memuaskan lidah kalian dengan aneka hidangan khas yang autentik. Dengan ragam hasil laut dan rempah-rempah lokal, kuliner Tual menjadi pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung yang mencintai petualangan rasa.
Pulau Kei kaya akan sumberdaya lautnya. Sebagian besar Masyarakat juga berprofesi sebagai nelayan sehingga kuliner hasil laut menjadi primadona.
Salah satunya yaitu sajian ikan asar atau ikan yang diproses dengan cara pengasapan. Proses ini kerap dilakukan oleh para nelayan agar dapat menyimpan hasil tangkapan laut lebih lama. Bisa dibilang proses asar mampu membuat ikan lebih awet secara alami.
Hasil laut yang cocok untuk disimpan dalam proses asar adalah jenis ikan yang punya banyak daging seperti ikan ekor kuning, ikan tongkol, atau ikan cakalang, intinya menggunakan ikan yang tekstur dagingnya padat sehingga tidak mudah hancur saat ikan diasapi.

Ikan asar merupakan olahan ikan laut khas Tual yang dimasak dengan cara diasap. Berbeda pada ikan asap pada umumnya yang dimasak dengan cara horizontal, ikan asar diasap dengan cara diagonal. Hal ini bertujuan agar ikan memiliki tekstur yang sangat kering dan matang sempurna hingga ke dalam.
Sajian ikan satu ini tahan dalam jangka waktu yang lama, sekitar 7 hari. Hal ini menjadikan ikan asar merupakan salah satu oleh-oleh yang awet dan bisa bertahan jika dibawa bepergian lintas pulau sebagai oleh-oleh. Ikan asar yang dijual sebenarnya sudah matang, tapi biasanya masyarakat akan mengolahnya lagi menjadi sajian yang lebih menggugah selera.
