Image

Destinasi Wisata Kuliner

Destinasi Wisata Kuliner

lad 23435

Makanan khas yang satu ini berbahan dasar rumput laut.  Lad, merupakan makanan jenis lauk pauk yang hampir seluruh Masyarakat Kei mengakui kelezatannya. Manfaat dari Lad / anggur laut dapat dijadikan sebagai bahan lalapan atau bahan urapan pada nasi ikan. Menu ini sangat pas sekali karena baik untuk kesehatan tubuh, karena kandungan gizi anggur laut dapat membantu menguatkan sistem kekebalan tubuh. Lad umumnya dijumpai dicampurkan dengan bumbu-bumbu seperti Bawang Merah, Bawang Putih, dan Cabai yang semuanya terlebih dahulu ditumis. Lalu, dicampurkan dengan parutan kelapa dan disajikan menyerupai Urap. Lad sangat cocok disajikan bersamaan dengan Nasi ataupun Embal. Kelezatan dan gurihnya kuliner khas yang satu ini sungguh menggoda.

Lad memiliki rasanya yang sangat unik di lidah Anda dan akan menambah pengalaman kuliner selama berada di Kota Tual. Selain itu, Lad merupakan jenis makanan yang memilik kandungan protein, nabati mineral, dan vitamin serta antioksidan; sehingga Lad aman dimakan kapanpun. Hidangan yang satu ini memiliki tekstur renyah dan berair.

Sayur tumis Lad sering dikonsumsi dengan ditemani oleh kue Embal. Perpaduan antara keduanya akan menjadi kombinasi hidangan yang sempurna dan patut untuk Anda rasakan ketika berkunjung ke daerah Tual. Ketika Anda mencoba makanan ini maka Anda akan merasakan sensasi baru dalam menikmati olahan unik dari rumput laut yang akan selalu berkesan.

 

Destinasi Wisata Kuliner

Mengunjungi Tual tidak hanya memanjakan mata dengan keindahan alamnya, tetapi juga akan memuaskan lidah kalian dengan aneka hidangan khas yang autentik. Dengan ragam hasil laut dan rempah-rempah lokal, kuliner Tual menjadi pengalaman kuliner yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung yang mencintai petualangan rasa.

 

Pulau Kei kaya akan sumberdaya lautnya. Sebagian besar Masyarakat juga berprofesi sebagai nelayan sehingga kuliner hasil laut menjadi primadona. 

ikan asar122Salah satunya yaitu sajian ikan asar atau ikan yang diproses dengan cara pengasapan. Proses ini kerap dilakukan oleh para nelayan agar dapat menyimpan hasil tangkapan laut lebih lama. Bisa dibilang proses asar mampu membuat ikan lebih awet secara alami.

Hasil laut yang cocok untuk disimpan dalam proses asar adalah jenis ikan yang punya banyak daging seperti ikan ekor kuning, ikan tongkol, atau ikan cakalang, intinya menggunakan ikan yang tekstur dagingnya padat sehingga tidak mudah hancur saat ikan diasapi.

ikan asar3434

Ikan asar merupakan olahan ikan laut khas Tual yang dimasak dengan cara diasap. Berbeda pada ikan asap pada umumnya yang dimasak dengan cara horizontal, ikan asar diasap dengan cara diagonal. Hal ini bertujuan agar ikan memiliki tekstur yang sangat kering dan matang sempurna hingga ke dalam.

Sajian ikan satu ini tahan dalam jangka waktu yang lama, sekitar 7 hari. Hal ini menjadikan ikan asar merupakan salah satu oleh-oleh yang awet dan bisa bertahan jika dibawa bepergian lintas pulau sebagai oleh-oleh. Ikan asar yang dijual sebenarnya sudah matang, tapi biasanya masyarakat akan mengolahnya lagi menjadi sajian yang lebih menggugah selera.

ikan asar1103

Destinasi Wisata Kuliner

Makanan yang masih berbahan dasar dari singkong yang satu ini memilik sebuah nama yaitu Embal. Nama Embal sendiri sudah sangat familiar diketahui oleh masyarakat sekitar yang tinggal di daerah Tual provinsi Maluku. Makanan yang satu ini bahkan sudah dianggap sebagai pengganti dari nasi karena kandungan dari karbohidratnya yang berasal dari tanaman singkong.

Embal yang bentuknya hampir menyerupai Waffle tersebut ternyata memiliki rasa yang tergolong hambar. Makanan yang satu ini sangat cocok untuk dikonsumsi menggunakan berbagai macam lauk berkuah yang dapat membuat tekstur dari Embal ini menjadi lembek. Anda juga dapat menikmati hidangan yang satu ini dengan mencelupkannya pada segelas teh yang hangat.

embal tual dsfhdc

 

Untuk mengolah hidangan Embal yang istimewa ini Anda haru melewati beberapa proses yang cukup panjang. Mula-mula Anda harus memarut singkong dengan halus dan hasil parutan tersebut dimasukkan kedala karung. Setelah itu singkong yang ada di dalam karung tersebut diperas dengan menaruh sebuah batu pada bagian atasnya sehingga hanya menyisakan bagian ampasnya saja.

Di Tual olahan Embal ini banyak berasal dari jenis singkong yang beracun dengan nama sebutan kasbi. Namun, dengan mahirnya masyarakat di sana dalam mengolah singkong kasbi yang beracun tersebut menjadi layak dikonsumsi dan akhirnya menghasilkan olahan Embal. Ternyata makanan has Tual yang satu ini memiliki waktu kadaluarsa yang tergolong lama hingga 2 tahun di kondisi kering. Menyantap embal akan semakin nikmat apabila dipadukan dengan lauk berkuah. 

© 2026 Dinas Pariwisata - Kota Tual by OrangKei